Cara Membuat SIM Lengkap Biaya, Prosedur dan Syarat Pembuatannya

Cara Buat SIM, Biaya dan Prosedur – Terdapat berbagai macam standar yang harus dipenuhi oleh setiap pengendara ketika mengendarai kendaraan di jalan raya. Semisal untuk para pengendara sepeda motor yang harus mengenakan helm yang telah ditentukan sesuai dengan ketetapan, yaitu helm yang telah teruji sebagai standar SNI. Selain itu, sepeda motor yang digunakan untuk berkendara juga harus memenuhi ketentuan yang ada, termasuk kondisinya yang wajib dalam kondisi standar atau tidak dimodifikasi, baik pada segi ban, spion, knalpot, warna sepeda atau bagian-bagian lain yang terdapat pada sepeda tersebut. Begitupun untuk pengendara mobil, yang mana diharuskan untuk mengenakan sabuk pengaman saat berkendara.

Cara Membuat SIM

Cara Membuat SIM (sur.ly)

Namun tidak hanya dengan beberapa persyaratan tersebut pengendara bisa digolongkan sebagai pengendara yang baik. Ada persyaratan-persyaratan lain yang mana juga sangat penting dan harus dimiliki oleh setiap pengendara. Salah satunya adalah pengendara harus memiliki SIM (Surat Izin Mengemudi). Dengan memiliki SIM, maka pengendara tergolong sebagai salah satu pengendara yang telah terbukti kemampuannya dalam berkendara. Meski demikian, namun tidak sedikit pengendara yang belum mempunyai SIM yang menjadi tanda bukti dari kecakapan dalam berkendara. Hal itu bisa terjadi lantai banyak aspek yang diantaranya pengendara belum mencukupi umur untuk pengajuan SIM, belum lulus uji atau tes berkendara, hingga kurang tahu bagaimana cara membuat SIM, biaya serta prosedurnya.

Batas usia minimal yang berlaku untuk pembuatan SIM, tergantung pada golongan Surat Izin Mengemudi yang akan dibuat. Untuk pembuatan SIM A, usia minimal yang ditentukan pada pengendara ialah 17 tahun. Untuk SIM B1, 20 tahun merupakan usia minimal dari pengajuan SIM. Sedangkan untuk SIM B2 adalah 20 tahun. Untuk SIM C dan D, hampir sama halnya dengan SIM A, yaitu persyaratan minimal usia yang telah ditetapkan yakni 17 tahun. Khusus untuk SIM B1 dan B2, ada persyaratan tambahan yang harus terpenuhi. Persyaratan tambahan untuk cara buat SIM B1 adalah wajib memiliki SIM A sekurang-kurangnya 12 bulan. Dan untuk B2, harus mempunyai SIM B1 sekurang-kurangnya 12 bulan. Bagi yang belum tahu cara buat SIM, biaya dan prosedur yang harus dipenuhi, maka tidak ada salahnya jika menyimak ringkasan informasi sebagai berikut;

Syarat Pembuatan SIM Perseorangan

Syarat yang harus dipenuhi untuk cara buat SIM, pada umumnya berbeda-beda untuk setiap jenis atau golongan SIM yang hendak dibuat. Untuk rincian persyaratan dari masing-masing golongan SIM, yakni sebagai berikut;

Batas Usia Minimal

  • SIM A: 17 tahun.
  • SIM B1: 20 tahun.
  • SIM B2: 21 tahun.
  • SIM C: 17 tahun.
  • SIM D: 17 tahun.

Syarat Administratif

  • Mempunyai KTP (Kartu Tanda Penduduk).
  • Mengisi formulir permohonan yang diberikan.
  • Sehat baik jasmani maupun rohani, berpenampilan rapi dan bersepatu (tidak diperkenankan memakai sandal).
  • Lulus ujian teori, ujian praktik, dan/atau ujian keterampilan melalui simulator.

Persyaratan Tambahan

Untuk persyaratan tambahan ini, berlaku pada pengajuan SIM B1 dan B2. Adapun beberapa persyaratan seperti yang dimaksud adalah sebagaimana berikut ini;

  • Untuk membuat SIM B1 harus memiliki SIM A sekurang-kurangnya 12 bulan.
  • Untuk membuat SIM B2 harus memiliki SIM B1 sekurang-kurangnya 12 bulan.
  • Membayar biaya pembuatan SIM baru.

Syarat Pembuatan SIM Umum

Persyaratan yang ditentukan untuk cara buat SIM umum, berbeda dengan syarat yang diberlakukan pada pembuatan SIM perseorangan. Adapun beberapa persyaratan dari pembuatan SIM umum ialah sebagai berikut;

Batas Usia Minimal

  • SIM A Umum: 20 tahun.
  • SIM B1 Umum: 22 tahun.
  • SIM B2 Umum: 23 tahun.

Syarat Administratif

  • Mempunyai KTP (Kartu Tanda Penduduk).
  • Mengisi formulir permohonan yang diberikan.
  • Sehat jasmani maupun rohani, berpenampilan rapi dan bersepatu (tidak diperkenankan memakai sandal).
  • Lulus Ujian teori.
  • Ujian praktik.
  • Diwajibkan mengikuti klinik mengemudi untuk mendapatkan Surat Keterangan Uji Klinik Pengemudi (SKUKP).

Persyaratan Tambahan

  • Untuk membuat SIM A Umum harus memiliki SIM A sekurang-kurangnya 12 bulan.
  • Untuk membuat SIM B1 Umum harus memiliki SIM B1 atau SIM A Umum sekurang-kurangnya 12 bulan.
  • Untuk membuat SIM B2 Umum harus memiliki SIM B2 atau SIM B1 Umum sekurang-kurangnya 12 bulan.
  • Membayar biaya pembuatan SIM baru.

Biaya Pembuatan SIM

Biaya yang harus dibayar saat membuat SIM, cukup bervariasi. Tergantung pada kebijakan yang berlaku untuk setiap jenis atau golongan SIM yang dibuat. Sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 50 Tahun 2010 tentang PNBP pada Polri, biaya pembuatan SIM ialah sebagai berikut:

  • SIM A : Rp. 120.000,-
  • SIM B1 : Rp. 120.000,-
  • SIM B2 : Rp. 120.000,-
  • SIM C : Rp. 100.000,-
  • SIM C1 : Rp. 100.000,-
  • SIM C2 : Rp. 100.000,-
  • SIM D : Rp. 50.000,-
  • SIM D1 : Rp. 50.000,-
  • SIM Internasional : Rp. 250.000,-

Biaya Tambahan Pembuatan SIM

  • Biaya asuransi sebesar Rp. 30.000,-
  • Biaya Surat Keterangan Uji Klinik Pengemudi (SKUKP) untuk SIM B1, B2, dan SIM Umum Rp. 50.000,-

Prosedur Membuat SIM

  • Siapkan fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  • Membuat Surat Keterangan Sehat Jasmani dan Rohani dengan mengunjungi dokter atau bisa dibuat di klinik yang tersedia pada tempat pembuatan SIM di kepolisian
  • Mengambil atau membeli formulir pengajuan SIM
  • Membayar premi asuransi yang sifatnya tidak wajib, sebesar Rp. 30.000,-
  • Mengisi formulir permohonan SIM secara lengkap, jelas dan benar lalu serahkan kepada petugas di loket, dan tunggu hingga dipanggil oleh petugas yang bersangkutan
  • Sesuai dipanggil, maka calon penerima SIM akan dimintai untuk mengikuti dua tahap ujian, yaitu ujian teori dan praktik
  • Jika kedua tahap ujian tersebut dinyatakan lulus, maka nantinya akan dimintai untuk tanda tangan, pengambilan sidik jari dan foto secara elektronik atau digital
  • Terakhir yaitu pengambilan SIM yang telah dibuat, tunggu hingga nama Anda dipanggil untuk mengambil SIM yang sudah jadi di loket pengambilan SIM.

Cara buat SIM, biaya beserta prosedur pembuatannya seperti yang baru saja disampaikan, merupakan informasi mengenai tata cara pembuatan SIM yang berhasil dipublikasikan dengan melibatkan salah satu pihak, yaitu cermati.com sebagai sumber atau referensinya. Untuk tambahan, jika rekan-rekan tidak lulus saat ujian teori atau pada ujian tahap pertama, maka akan diberi kesempatan untuk mengulang ujian teori tersebut setelah tenggang waktu 7 hari, 14 hari dan 30 hari.

Namun jika mengulang ujian teori secara berturut-turut dan masih saja tidak lulus, tidak mengulang, tidak datang kembali atau tidak ada keterangan, nantinya uang pembayaran dari biaya pembuatan SIM akan dikembalikan. Sedangkan untuk ujian tahap kedua yakni ujian praktik pun juga demikian. Jika tidak lulus, maka akan diberi kesempatan mengulang ujian setelah tenggang waktu 7 hari, 14 hari dan 30 hari. Apabila dalam ujian praktik tidak lulus, tidak mengulang, tidak datang kembali, atau tidak ada keterangan, maka uang yang telah dibayarkan sebagai biaya pembuatan SIM akan dikembalikan.