Informasi Lengkap Seputar Manfaat BPJS Bagi Kesehatan Masyarakat

Manfaat BPJS Bagi Kesehatan Masyarakat – Pentingnya kesehatan bagi setiap masyarakat, menuntut mereka untuk selalu siaga akan terjadinya hal-hal yang cenderung kurang diinginkan, termasuk saat terjadinya kondisi sakit yang mana tidak terduga dan diharapkan kapan datangnya. Ketika berada dalam posisi itu, tentunya harus dipersiapkan biaya yang nantinya digunakan untuk berobat di rumah sakit atau tempat-tempat pelayanan untuk berobat lainnya. Dan untuk meringankan biaya pengobatan, terdapat cukup banyak badan usaha yang dapat menjamin biaya pengobatan atau meringankan biaya yang harus dikeluarkan.

Manfaat BPJS Bagi Kesehatan Masyarakat

Manfaat BPJS Bagi Kesehatan Masyarakat (rsudbangkinang.org)

Badan usaha yang memberikan keringanan biaya dalam berobat bagi setiap peserta, salah satunya adalah BPJS Kesehatan. Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini, sangat disarankan pada setiap masyarakat untuk menjadi peserta anggota. Dengan terdaftar sebagai peserta, nantinya setiap anggota akan mendapatkan berbagai manfaat BPJS Kesehatan bagi masyarakat yang diperoleh sesuai dengan ketentuannya. Disamping Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), pihak BPJS juga menyediakan layanan lain yakni BPJS Ketenagakerjaan atau yang juga biasa disebut dengan BPJS TK. BPJS Ketenagakerjaan, dulunya bernama JAMSOSTEK (Jaminan Sosial Tenaga Kerja) yang dikelola oleh PT Jamsostek (Pesero).

Sedangkan untuk BPJS Kesehatan, dahulu bernama ASKES (Asuransi Kesehatan) yang dinaungi PT Askes Indonesia (Persero). Bersamaan dengan BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan diresmikan pada 31 Desember 2013 dan mulai beroperasi pada awal 1 Januari 2014. Manfaat BPJS Kesehatan bagi masyarakat, bisa dinikmati oleh setiap belah pihak, terutama untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS), Penerima Pensiun PNS dan TNI/POLRI, Veteran, Perintis Kemerdekaan beserta keluarganya dan Badan Usaha lainnya maupun rakyat biasa. Adapun beberapa manfaat BPJS Kesehatan Bagi Masyarakat adalah sebagai berikut ini;

Manfaat BPJS Kesehatan Bagi Masyarakat

Terdapat cukup banyak manfaat yang bisa didapatkan oleh setiap peserta yang telah terdaftar sebagai anggota BPJS Kesehatan. Mulai dari Biaya Premi Murah, Bersifat Wajib, No Medical Check Up, Berani Menjamin Sumur Hidup, No Pre Existing, Dapat Digunakan Dimana Saja dan lain sebagainya. Untuk lebih lengkapnya lagi mengenai Manfaat BPJS Kesehatan bagi Masyarakat, berikut ringkasan informasi lengkapnya;

  1. Berani Menjamin Seumur Hidup

Dari sekian banyaknya Asuransi Kesehatan Swasta, tidak semuanya yang berani menanggung proteksi atau perlindungan para anggota atau pesertanya hingga berusia 100 tahun. Berbeda dengan jaminan yang telah diberlakukan oleh BPJS Kesehatan, dimana jaminan kesehatan yang diberikan oleh badan usaha ini akan ditanggung atau berlaku hingga seumur hidup.

  1. Biaya Premi Murah

Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diberikan oleh BPJS Kesehatan memberlakukan biaya premi atau iuran bulanan yang terbilang cukup murah. Masing-masing iuran berbeda-beda untuk setiap kelas. Berdasarkan banyak sumber, biaya premi baru-baru ini telah mengalami perubahan. Dimana iuran bulanan yang berlaku pada Kelas I, dulunya bernilai Rp. 59.500, namun sekarang menjadi Rp. 80.000. Sebelum Kelas II, memiliki iuran bulanan Rp. 42.500 dan sekarang berubah menjadi Rp. 51.000. Dan untuk kelas III, sampai sekarang ini tidak berubah, yaitu tetap Rp. 25. 500.

  1. Dapat Digunakan Dimana Saja

Jaminan kesehatan yang ditanggung oleh BPJS Kesehatan, umumnya dapat dinikmati dimana saja bahkan di luar daerah kependudukan pesertanya sekalipun. Asalkan peserta telah memenuhi setiap prosedur yang berlaku. Berbeda dengan asuransi kesehatan swasta yang biasanya hanya bisa digunakan pada beberapa rumah sakit tertentu yang telah ditunjuk oleh pihak asuransi itu sendiri.

Jika misalnya peserta BPJS Kesehatan jatuh sakit, akan tetapi sedang berada di luar daerah tempat tinggal, maka biaya akan tetap ditanggung oleh BPJS Kesehatan meskipun pasien dirawat pada rumah sakit daerah terdekat yang sudah jelas berbeda daerah dengan kependudukan pasien tersebut. Namun dengan catatan, rumah sakit harus sudah termasuk atau telah bekerja sama degan BPJS Kesehatan.

  1. No Medical Check Up

Peserta atau anggota BPJS Kesehatan, tidak akan dikenakan Medical Check Up terlebih dahulu, jika jaminan kesehatan tersebut akan digunakan, baik pada saat jatuh sakit atau berobat. Berbeda dengan asuransi kesehatan swasta yang terkadang akan melakukan Check Up, jika akan dipergunakan sakit peserta dalam kondisi kritis atau usia peserta telah menginjak lebih dari 40 tahun, sehingga premi yang harus dibayarkan tidak menutup kemungkinan kalau bisa menjadi lebih mahal dan bahkan permohonan polis pun akan ditolak.

  1. No Pre Existing

Dari sekian Asuransi Kesehatan Swasta, apabila calon peserta yang akan mendaftar sebagai anggota sebelumnya telah mempunyai penyakit kronis, maka akan menjadi sulit untuk diterima sebagai peserta. Dan jika tetap dipaksa untuk mendaftar, maka akan bisa ditolak. Meskipun bisa diterima sebagai peserta, namun premi yang harus dibayarkan juga tidak menutup kemungkinan kalau bisa menjadi sangat mahal. Berbeda dengan BPJS Kesehatan, yang mana setiap orang dapat menjadi peserta meski sebelumnya telah mempunyai suatu penyakit kronis, asalkan setiap persyaratan telah terpenuhi dengan lengkap, jelas dan benar.

  1. Bersifat Wajib

Sesuai dengan pasal 14 UU BPJS, setiap Warga Negara Indonesia (WNI) dan Warga Negara Asing (WNA) yang sudah berdiam di Indonesia dengan kurun waktu minimal enam bulan, wajib menjadi anggota atau peserta BPJS. Dengan demikian, dapat dipastikan bahwa manfaat BPJS Kesehatan tidak hanya bisa didapatkan oleh warga Negara Indonesia saja. Melainkan juga dapat dimiliki oleh warga asing yang telah menetap di Indonesia dengan tenggang waktu minimal enam bulan.